DOKUMENTASI

Sabtu, 30 Oktober 2021

Akibat Syirik Akbar

 ๐ŸœSrandakan,19 Robi'utstsani 1439


*MESKIPUN DIA MEMILIKI BANYAK AMALAN BAIK*

ุนَู†ْ ุนَุงุฆِุดَุฉَ ู‚َุงู„َุชْ : ู‚ُู„ْุชُ : ูŠَุง ุฑَุณُูˆู„َ ุงู„ู„َّู‡ِ، ุงุจْู†ُ ุฌُุฏْุนَุงู†َ ูƒَุงู†َ ูِูŠ ุงู„ْุฌَุงู‡ِู„ِูŠَّุฉِ ูŠَุตِู„ُ ุงู„ุฑَّุญِู…َ، ูˆَูŠُุทْุนِู…ُ ุงู„ْู…ِุณْูƒِูŠู†َ، ูَู‡َู„ْ ุฐَุงูƒَ ู†َุงูِุนُู‡ُ ؟ 

ู‚َุงู„َ : " ู„َุง ูŠَู†ْูَุนُู‡ُ، ุฅِู†َّู‡ُ ู„َู…ْ ูŠَู‚ُู„ْ ูŠَูˆْู…ًุง : ุฑَุจِّ، ุงุบْูِุฑْ ู„ِูŠ ุฎَุทِูŠุฆَุชِูŠ ูŠَูˆْู…َ ุงู„ุฏِّูŠู†ِ "
[ ุฑูˆุงู‡ ู…ุณู„ู… : ูขูกูค ]

Dari 'Aisyah - Rodhiyallahu'anha - telah berkata:
"Wahai Rosulullah,Ibnu Jud'an dahulu di masa jahiliah gemar menyambung tali silaturahmi,gemar memberi makan orang miskin,maka apakah amalan tersebut bermanfaat baginya?"

Rosulullah menjawab:
"Amalan itu tidak bermanfaat baginya dikarenakan dia belum pernah mengucapkan sekalipun : 
"Ya Allah ampunilah segala kesalahanku pada hari kiamat nanti"
[ HR Muslim : 214 ]

Di dalam hadits ini menjelaskan bahwa syirik besar akan menghapus semua amalan kebaikan,meskipun di dunia dia termasuk orang yang disifati dengan orang baik dan memiliki amalan - amalan kebaikan.

Begitu pula dalam hadits ini terdapat penjelasan bahwa amalan - amalan tersebut tidak akan memberikan manfaat baginya di akhirat sedikitpun,baik untuk pengampunan dosa,keringanan siksa atau yang lainnya [ dikarenakan perbuatan syirik besarnya ].

Di antara mereka yang tidak bermanfaat amal kebaikannya di Akhirat [ karena perbuatan syiriknya ] adalah *Abdullah bin Jud'aan* dikarenakan dia orang musrik dan  mengingkari adanya hari kebangkitan.
Hanya saja ada pengkhususan bagi Abu Tholib [ Paman nabi yang meninggal dalam kondisi kafir ] dengan adanya keringanan siksa oleh sebab syafaat Rosulullah shollallahu'alaihi wa sallam.

Maka tidak ada keraguan bahwasanya dengan nash hadits di atas dan sisi - sisi yang menjelaskan bahayanya kesyirikan dan akibat buruk perbuatan syirik bagi pelakunya ,akan memberikan dampak positif bagi orang - orang yang bertauhid untuk selalu berada dalam kenikmatan tauhid dan bergembira dengan karunia Allah ta'ala dan rahmat-Nya dan supaya orang yang bertauhid selalu bersyukur atas nikmat yang tidak ada nikmat lain yang setara dengannya ini .

*Di antara bentuk syukur itu adalah selalu memelihara tauhid,menyempurnakannya dan selalu membentenginya dari hal - hal yang merusaknya.*

Senantiasa kita memohon kepada Allah agar menjadikan kita termasuk orang - orang yang bertauhid kepada - Nya dan bersyukur kepada Allah atas nikmat tauhid tersebut dengan selalu memeliharanya,menyempurnakannya dan membentenginya dari hal-hal yang dapat merusaknya.
Aamiin ya Robbal'alamin.

๐Ÿ“•Referensi :
'Unwaanu as sa'aadah fii syarhi kitaabi tauhid Al'ibadah,'Abdurrohman Muhammad Aalu Nashr -rohimahullah -.

Penulis : Juantara

ูˆ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ู‰ ู†ุจูŠู†ุง ู…ุญู…ุฏ ูˆุนู„ู‰ ุขู„ู‡ ูˆ ุตุญุจู‡ ูˆ ุณู„ู…
ูˆ ุขุฎุฑ ุฏุนูˆุงู†ุง ุฃู† ุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡ ุฑุจ ุงู„ุนุงู„ู…ูŠู†

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

DATANGNYA PERTOLONGAN ALLAH TA'ALA

 DATANGNYA PERTOLONGAN ALLAH TA'ALA ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑุญู…ู† ุงู„ุฑุญูŠู… Allah ta'ala berfirman di dalam Al Quran : ูŠَุง ุฃَูŠُّู‡َุง ุงู„َّุฐِูŠู†َ ุขู…َู†ُูˆุง...